Sejarah yang terpendam dalam museum NTB
Berkunjung ke suatu daerah rasanya kurang lengkap jika tidak
menyempatkan diri menapaktilasi jejak sejarah. Perbedaan waktu, generation,
yang jauh justru menjadi alasan utama mengapa kita yang muda perlu belajar
mengapresiasi sejarah.
Jika Anda sudah berkunjung ke Lombok, maka sempatkanlah diri
Anda untuk masuk ke museum NTB. Anda akan mengenal sejarah yang ada di pulau
Lombok, dan macam-macam alat peninggalan pahlawan yang masih di simpan museum
NTB Kota Mataram Lombok. Seperti Informasi yang ada di dalam museum, jika
berkunjung kesini maka yang Anda dapatkan tidak hanya tentang Lombok, tapi Provinsi
Nusa Tenggara Barat atau NTB.
- Taman yang masih asri menambah kenyamanan Anda yang akan berkunjung ke dalam museum.
Taman yang asri dengan bangku-bangku panjang di lobi tempat museum
menambah kenyamanan tempat ini. Di bagian kiri taman ada berugaq sekenem dan
sekepat mini yang dapat digunakan pengunjung untuk beristirahat melepas lelah.
- Mini Berugaq Sekepat
Menuju ruang koleksi yang ada di dalam Museum, Anda akan
disambut oleh meriam kuno dan jangkar peninggalan Belanda. Memasuki museum Anda
akan dapat melihat alat-alat peninggalan para sejarah yang masih tersiman
didalam museum.
Secara umum, koleksi yang tersimpan di Museum Provinsi NTB
berisi benda-benda peninggalan sejarah perjalanan NTB dan masyarakatnya. Mulai
dari koleksi para sejarah, seperti alat pertanian dan alat dapur, patung,
topeng, senjata, barang yang dianggap memiliki kekuatan magis, dan masih banyak
lainnya yang tersimpan di dalam.
- Alat-alat bertani khas masyarakat NTB
Beberapa sudut Museum NTB cukup menarik perhatian saya.
Diantaranya adalah koleksi kerajaan Bima yang masih tersimpan rapi. Bendera
perang, topi, ikat pinggang, dan pakaian kebesaran Sultan Bima. Semuanya
seakan-akan membawa kita kembali ke masa dimana kerjaan/kesultanan masih
menjadi bentuk pemerintahan di provinsi ini.
Selain itu ada juga peta yang
menunjukkan perlawanan
Koleksi menarik lainnya adalah catatan sejarah mengenai
Lombok yang dituliskan di daun lontar atau biasa disebut takepan. Jenis bahasa
yang digunakan pun beragam, ada bahasa Sasak, Jawa Madya, dan bahasa Kawi.
Selain itu ada juga koleksi naskah yang bentuknya unik. Meski tidak mengerti.
Selain menjadi alternatif wisata sejarah yang terpendam dalam museum untuk wisatawan yang akan berkunjung ke dalam museum NTB . Bagi keluarga dan anak-anak sangat cocok juga berkunjung ke museum, supaya bisa mengenal dan memahmi sejarah yang terpendam dalam museum NTB.
Yuk ke museum, biar liburan Anda semakin berwarna!!!!!!!
Komentar
Posting Komentar